Merek adalah tanda pengenal untuk membedakan hasil produksi yang dihasilkan dengan produksi orang lain dan sebagai alat promosi, Ada beberapa hal penting yang harus kamu perhatikan sebagai planning awal sebelum memulai menjalankan bisnis yang sudah disiapkan. jika akan memulai sebuah bisnis dengan nama merek yang kamu ciptakan sendiri, maka kamu wajib mendaftarkan merek dagang terlebih dulu. “perbedaan” menjadi sebuah kunci yang sangat tepat untuk dipakai di era bisnis sekarang.

Apakah kamu masih berpikir bahwa pendaftaran Merek mungkin bukan suatu hal yang penting? Pasti banyak hal yang terpikirkan selain karena prosedur yang terlalu rumit serta tidak mengetahui benefit apa yang akan didapatkan ketika perusahaan mu sudah memiliki hak merek.

Mungkin, sebagian besar dari para pebisnis, terutama entrepreneur berpikir bahwa lebih baik menjalankan bisnis terlebih dulu, dalam jangka waktu tertentu setelah itu barulah merek dagang didaftarkan ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI). Sebenarnya, ini merupakah langkah yang kurang tepat. Persaingan bisnis yang begitu ketat, akan berpengaruh terhadap merek dagang kamu. Salah satu masalah yang sering muncul dalam hal merek dagang ini, adalah produk pesaing muncul dengan nama merek yang sama. Terutama untuk bisnis F&B, Fashion brand dan bisnis-bisnis lainnya yang perputaran bisnisnya “fast moving product”

Bisa dibayangkan saat kamu baru saja memulai sebuah bisnis, dan dalam jangka waktu beberapa bulan penjualan meningkat, setelah itu kamu mengetahui bahwa ternyata merek perusahaanmu sudah digunakan oleh pesaingmu dan sudah terdaftar merek dagangnya. Anda tidak akan bisa meminta kembali merek Anda, karena orang lain sudah mendaftarkannya terlebih dulu ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI). Tentunya, masalah seperti ini tidak diinginkan dalam perjalanan bisnis Anda.

Untuk membantu Anda mendaftarkan merek dagang di Ditjen HKI, berikut adalah tahapan-tahapannya.

  1. Penelusuran Merek
  2. Persyaratan Pengajuan Permohonan
  3. Prosedur Pendaftaran Merek
  4. Pemeriksaan Formalitas dan Pemeriksaan Substantif
  5. Pengajuan Keberatan
  6. Pemeriksaan Kembali

Berikut itu lah penjelasan mengenai merek secara general, simak prosedur dan tata cara pendaftaran merek pada artikel selanjutnya!