Usaha yang kuat dan stabil merupakan idaman semua pebisnis. Bagi pebisnis yang baru melahirkan sebuah perusahaan, banyak langkah yang masih harus dijalani, salah satunya memperkuat identitas perusahaan. Perusahaan dapat memperkuat diri dengan mendaftarkan usaha menjadi Perseroan Terbatas (PT) dan mendaftarkan merek dagang.  Hal ini berlaku untuk semua bidang usaha, termasuk Industri Kreatif.

Industri kreatif merupakan salah satu sektor usaha yang booming karena munculnya pasar digital. Kemudahan akses pasar menyebabkan naiknya usaha kreatif. Memang, pengusaha kreatif mendapatkan kemudahan dalam menjajakan produknya melalui akses digital. Namun, saingan pun menjadi lebih banyak dan perusahaan Anda butuh perlindungan hukum.

Karena berbagai alasan tersebut, perlindungan usaha melalui pembentukan PT dan perlindungan merek dagang merupakan langkah strategis menuju stabilitas bisnis Anda. Lexar akan menjelaskan apa saja yang Anda perlukan untuk memperkuat bisnis Anda, terutama pemilik bisnis di industri kreatif.

Pendaftaran merek

Bisnis kreatif merupakan ranah bisnis yang cukup tricky. Salah satu kekuatan bisnis kreatif adalah intellectual property, termasuk merek bisnis atau produk. Pada artikel sebelumnya, Lexar sudah menjelaskan pentingnya merek dan prosedur apa saja yang harus Anda lalui dalam mendaftarkan merek agar terdaftar di DJHKI. Berikut ini, ada hal-hal spesifik yang perlu Anda perhatikan dalam mendaftarkan merek:

1. Perhatikan merek Anda

Merek adalah nama atau simbol representasi dari produk atau bisnis Anda. Merek biasanya dapat berbentuk 2D (tulisan) atau 3D (logo). Penting untuk mengetahui kombinasi dari merekmu, karena dalam pendaftaran merek, nama merek dan simbol/gambar harus didaftarkan satu per satu.

Contoh: Anda memiliki bisnis desain interior dan event organizer bernama Kajoe. Anda juga memiliki logo representasi dari Kajoe, yakni gambar tunggul pohon. Bila Anda ingin mendaftarkan merek Anda, maka Anda dapat mendaftarkan dalam tiga bentuk: nama Kajoe dengan font yang telah Anda pilih, gambar tunggul pohon, dan gabungan keduanya (mis. kata Kajoe Anda letakkan di bawah gambar tunggul pohon).

Bila Anda belum mempunyai budget yang cukup untuk mendaftarkan ketiganya, Anda dapat memulai dengan mengklaim nama merek Anda terlebih dahulu, mengingat nama produk lebih mudah diklaim oleh pebisnis lainnya. Lexar dapat membantu Anda untuk memilih merek yang perlu didaftarkan terlebih dulu dan mengurus pendaftaran merek Anda dengan cepat dan efisien.

Baca juga:
Perusahaan Berkembang, Merek Juga Harus Diperhatikan!


2. Pemilihan Kelas Sektor Bisnis

Anda mungkin masih asing dengan pemilihan kelas sektor bisnis. Penting untuk diketahui, Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (DJHKI) dalam melakukan pengecekan merek usaha membagi jenis usaha ke dalam beberapa sektor. Pembagian sektor usaha dibagi dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), di mana merek Anda didaftarkan sesuai produk atau jasa apa yang Anda jual.

Pemeriksaan kelas sektor usaha penting untuk dilakukan, karena selama pendaftaran merek, DJHKI akan memberikan waktu tunggu untuk mengecek apakah ada atau tidak merek dengan nama yang sama di sektor kelas usaha yang Anda pilih. Apabila ada dan merek lain sudah terdaftar di kelas tersebut, maka Anda perlu mengganti nama merek dagang atau mendaftarkan nama merek Anda di kelas sektor usaha lain.

Dalam hal ini, Anda harus mengecek kode sektor usaha dan membaca list merek satu per satu. terlihat proses yang sangat panjang dan melelahkan, ya? Tenang saja, Lexar memiliki layanan pendaftaran merek yang mencakup pengecekan merek di kelas sektor usaha yang Anda inginkan untuk memudahkan perjalanan bisnis Anda.

3. Rentang waktu pembuatan lisensi merek

Dalam mendaftarkan merek, proses hingga Anda mendapatkan lisensi berkisar 1,5 sampai 2 tahun. Proses berjalan lama karena waktu tunggu yang sudah disebutkan sebelumnya. Bila pada masa tenggang tersebut ada pihak yang memiliki merek yang sama dengan Anda dan sudah terdaftar lebih dulu, maka Anda akan mendapatkan surat keberatan untuk pergantian nama merek dagang Anda dari pihak yang bersangkutan.

4. Biaya pembuatan lisensi merek

Anda dapat mendaftarkan merek dan kebutuhan lain untuk merek Anda satu per satu. Permohonan pendaftaran merek di Lexar sangat terjangkau di angka IDR 3.500.000 dengan jangka waktu pendaftaran hanya 5 – 7 hari. Lexar dapat membantu Anda dalam pendaftaran merek dengan paket pelayanan yang kami berikan.



Pendirian Perseroan Terbatas

Pendirian Perseroan Terbatas (PT) merupakan hal esensial bila Anda ingin melebarkan sayap bisnis Anda. Untungnya, pemerintah mulai memfokuskan diri untuk memudahkan pendaftaran izin perusahaan dengan Online Single Submission (OSS). Penerapan OSS memudahkan Anda dalam mengurus berkas yang dibutuhkan dan semua data terintegrasi dari daerah ke pusat.

Sebelum Anda mendapatkan izin usaha, tentu harus memiliki sebuah badan usaha. Inilah pentingnya untuk membentuk PT terlebih dahulu. Tenang saja, berkas yang dibutuhkan cukup sederhana.  Berkas yang Anda butuhkan adalah sebagai berikut:

1. NPWP tiap anggota perusahaan

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang perlu disiapkan adalah NPWP pribadi tiap pendiri perusahaan dan pemegang saham. Penyertaan NPWP harus langsung beserta berkas lainnya, tidak boleh menyusul. NPWP diperlukan untuk mengecek Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pribadi dan statusnya.

2. Lokasi izin usaha

Salah satu berkas yang Anda perlukan adalah domisili di mana usaha Anda dilakukan. Bagi Anda yang memiliki lokasi di tempat yang sesuai dengan zonasi yang berlaku, Anda dapat langsung mendaftar. Namun, bagi Anda yang tidak memiliki tempat atau bergerak di domisili yang tidak sesuai, hal ini menjadi persoalan yang membingungkan.

Lexar dapat membantu Anda mengurus keperluan domisili dengan jasa virtual office di DOMISILI.id. Kami dapat membantu Anda mengurus penyewaan virtual office dan pengurusan berkas yang dibutuhkan (Perjanjian Sewa, Surat Keterangan dari Gedung, dan PBB tahun terakhir). Bila Anda membutuhkan virtual office dan segala keperluan surat domisili, Anda dapat langsung mengecek websitenya di sini.

Bagi Anda yang sudah memenuhi syarat domisili perusahaan, Anda cukup menyiapkan berkas yang dibutuhkan, yakni Sertifikat Tanah, PBB Tahun Terakhir, dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

3. KTP Pendiri Perusahaan

KTP digunakan untuk mengecek biodata dan hubungan antar pengurus. Bila ternyata pengurus perusahaan dan pemegang saham memiliki ikatan keluarga, Anda juga perlu menyertakan KK.

Ketika Anda sudah membentuk perusahaan, maka Anda dapat mendaftarkan badan usaha Anda ke OSS untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang selanjutnya akan menjadi identitas usaha Anda. NIB merupakan nomor identitas seperti KTP, namun untuk usaha, yang berguna juga sebagai Tanda Daftar Perusahaan (TDP), akses kepabeanan, hingga pengenal impor.

Baca juga:
Perusahaanmu Sudah Berbentuk PT? Itu Sudah Tepat Artinya!


Apakah penting bagi Anda, creativepreneur, untuk membentuk PT? Jawabannya, ya. Mendapatkan perlindungan hukum, kejelasan status usaha dan keamanan nama merek mampu membantu Anda menjalankan bisnis tanpa harus terjegal permasalahan regulasi di masa yang akan datang.

Anda ragu karena produksi produk Anda terpencar? Atau, Anda ragu karena butuh fokus terhadap pengembangan bisnis Anda; lalu menunda pengurusan badan usaha dan keamanan nama merek? Lexar memahami hal itu. Perjalanan ini akan terasa panjang dan melelahkan, bila Anda mengurus semuanya sendirian. Lexar memiliki layanan yang Anda butuhkan, mulai dari pengurusan pendirian perusahaan hingga pendaftaran merek dan kelas sektor usaha. Mari mulai menjalankan usaha kreatif Anda dengan strategis dan efisien bersama Lexar.